Iqra

Maha Benar Allah di atas firman-Nya yang agung;

اِقْرَأْ بِا سْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَ ۚ

“Bacalah (wahai Muhammad) dengan nama Tuhanmu yang menciptakan (sekalian makhluk),” (QS. Al-‘Alaq 96: Ayat 1)

خَلَقَ الْاِ نْسَا نَ مِنْ عَلَقٍ ۚ

“Ia menciptakan manusia dari sebuku darah beku;” (QS. Al-‘Alaq 96: Ayat 2)

اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَ كْرَمُ ۙ

“Bacalah, dan Tuhanmu Yang Maha Pemurah, -” (QS. Al-‘Alaq 96: Ayat 3)

الَّذِيْ عَلَّمَ بِا لْقَلَمِ ۙ

“Yang mengajar manusia melalui pena dan tulisan, -“ (QS. Al-‘Alaq 96: Ayat 4)

عَلَّمَ الْاِ نْسَا نَ مَا لَمْ يَعْلَمْ ۗ

“Ia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al-‘Alaq 96: Ayat 5)

Allah berbicara kepada kita melalui empat cara;

  1. Kitab-kitab Nya
  2. Nabi dan Rasul Nya
  3. Kejadian-kejadian
  4. Alam

Namun, apa yang kita baca?

Al Quran itu selalu melindungi kita dunia dan akhirat, percaya semua kisah Nabi sebagai teladan adalah sumber ketenangan hidup, kejadian mengecewakan dalam hidup di kala ini adalah agar kita banyak meminta ampun kepada Allah sehingga segala dosa tergugurkan.

Di kurniakan nikmat harusnya kita bersyukur kerana itu bukti kita beriman kepada Allah. Manakala Indahnya alam semesta adalah bukti keagungan Allah.

Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim. Hal ini selaras dengan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam;

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap Muslim” (HR. Ibnu Majah no. 224)

Oleh kerana itu, diwajibkan setiap orang islam untuk menuntut ilmu baik orang dewasa ataupun anak-anak. Menuntut ilmu merupakan sarana untuk menunaikan apa yang Allah wajibkan kepada kita.

Tidak sempurna keimanan dan amal kita kecuali dengan ilmu. Dengan ilmu, Allah disembah dan hak Allah ditunaikan dan dengan ilmu pula, agama-Nya disebarkan.

Terdapat kabar gembira bagi seseorang yang hadir dalam majlis ilmu untuk menuntut ilmu. Para penuntut ilmu ini akan memperoleh keberkahan dan pahala dari Allah SWT sesuai dengan sabda Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam;

“Barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, Allah Ta’ala akan mudahkan baginya jalan menuju syurga.” (HR. Muslim no. 2699)

Penjelasan hadits di atas adalah bagi seseorang muslim yang sedang menuntut ilmu, melangkahkan kaki-kaki mereka menuju majlis ilmu, Allah Azza wa Jalla akan memudahkan masuk syurga bagi orang yang menuntut ilmu.

Terlebih lagi, apabila menuntut ilmu menampung perjalanan jauh. Allah akan melipat gandakan pahala yang akan diperoleh oleh para penuntut ilmu tersebut.

Ayuh Saudaraku,
Jangan pernah berhenti dari menuntut ilmu, mengamalkannya serta mengajarkan ilmu itu atas niat membantu orang lain.

Sungguh,
Mengamalkan ilmu bukan berarti kita menggunakannya sebagai hujah bagi menjatuhkan orang yang lain. Akan tetapi, tujuannya itu untuk memberi manfaat dan mengamalkan untuk mengejar kebaikan dunia dan akhirat.

Ingatlah Saudaraku,

“Jika seorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (iaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau doa anak yang sholeh”. (HR. Muslim No.1631)

Dan berpesan-pesanlah kamu dengan kebaikan dan kesabaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s