Kisah Tentang Kentang, Telur dan Biji Kopi

Salam buatmu Saudaraku yang bahagia.

Ada kisah seorang anak yang selalu mengeluh kepada ayahnya;
“Ayah, kenapa hidup saya selalu diliputi kesengsaraan? Tidak habis-habis masalah itu datang kepada saya. Jika seperti ini terus, kapankah saya bisa berjaya dan bahagia?”

Bukannya menjawab pertanyaan anaknya, Sang Ayah malah melakukan sesuatu hal yang unik. Ia mengisi tiga periuk dengan air lalu memasaknya selama beberapa menit sehingga mendidih.

Ketika sudah mendidih, Sang Ayah pun mulai memasukan beberapa kentang ke dalam periuk pertama, telur di periuk kedua, dan biji kopi ke dalam periuk ketiga.

Sang Puteri terlihat bingung dan tidak sabar menunggu jawaban dari ayahnya. Ia justeru kembali bertanya; “Ayah, sedang buat apa?”

Akhirnya setelah 20 menit menunggu, Ayahnya mematikan dapur tersebut. Ia pun menyaring kentang, telur, dan biji kopi dari panci dan meletakannya di piring.

Sang Ayah bertanya;
“Nak, apa yang kamu lihat di sini?”

“Kentang, telur, dan biji kopi,” jawab Si Putri masih yang masih kebingungan.

Sang Ayah kembali tersenyum.
“Cuba perhatikan dengan lebih teliti lagi. Sentuh kentang itu, pecahkan telur tersebut, dan nikmati kopinya.”

Si putri pun mengikuti permintaan Ayahnya. Lalu dia kembali bertanya;
“Apa maksud dari semua ini, Ayah?”

Ayahnya pun menjelaskan;
“Nak, ketiga benda ini menghadapi kesulitan yang sama iaitu air yang mendidih. Namun, masing-masing menunjukan reaksi yang berbeza.

Kentang yang kuat dan keras ketika dimasukan ke air mendidih justeru akan melunak dan lemah. Sementara, telur dengan kulit yang rapuh justeru menjadi keras.

Nah, bagaimana dengan biji kopi?
Berbeza dengan yang lain, ia malah bisa mengubah air mendidih dan menciptakan sesuatu yang baru.”

“Wahai Putriku, agaknya dirimu termasuk yang mana?” Tutup Sang Ayah.

Kita bisa bereaksi seperti kentang rebus yang mudah lemah ketika terkena ujian, atau mengeras seperti kulit telur yang dipanasi ketika menghadapi ujian, atau bisa jadi mampu mengeluarkan manfaat berbeza dengan rasa sedap dan wangi seperti kopi ketika disiram air panas yang mendidih.

Anda bebas memilih reaksi anda !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s